Bulan-bulanan

Aku menjadi bulan-bulanan sepi

Babak belur sudah ku dibuatnya

Entah berapa kali hati dipaksa mengaku

"Sudahlah, memang kamu terluka"


Lagi, aku menjadi bulan-bulanan nada

Alunan lagu yang terdengar

Menghantar mata, sejenak tertutup

Lagi-lagi hati yang tersiksa


Aduh, aku menjadi bulan-bulanan hati

Mengadu, aku penyebab sakitnya

"Sekarang apa?" dia bertanya


Sungguh, aku tak tahu

Sudah, kutuliskan saja sajak ini

Siapa tahu semua diam

Sekali saja, biarkan hati kembali utuh


@feliantji - Jumat, 11 Agustus 2023

Komentar

Postingan Populer