THOMAS

Teman ku Thomas punya cara unik untuk bilang bahwa dia sudah bosan nongkrong dengan kami dan ingin pulang. 

Dia akan memulainya dengan, "Gue punya cerita".

Lalu kami menyambut, "apa?"

"Suatu hari ada satu keluarga Iblis pengen pergi liburan ke Bali"

"Terus?"

"Akhirnya si ayah kerja biar dapat modal, jadi tukang pahat pintu neraka, kepang rambut anak kunti, pijat kaki genderuwo, macam-macam. Akhirnya modal terkumpul"

"Terus?"

"Pas hari jumat, pukul 5 pagi, si Bapak dan Anak akhirnya pergi ke Bali naik Supra" Thomas bertepuk tangan, merayakan keberhasilan keluarga iblis.

"Lah, ko cuma bapak anak? Mamaknya mana?" Tanya ubin, temanku yang lain.

"Di rumah, lagi hamil 9 bulan" Thomas menghisap rokoknya.

"Lah, kok di tinggal! Kan dikit lagi melahirkan!"

"Gapapa, dititipin ke gue"

"Lah?"

Separuh kami menatap Thomas bingung, ceritanya begitu saja?

Hingga saatnya dia sibuk mencari handphone, lalu bergaya mengangkat telpon dengan badan tegap dan wajah serius, 

"Halo mak. APAH?! MO MELAHIRKAN?! aduuhh bentar-bentar, Tommy pulang"

Thomas beranjak berdiri dan meraih helmnya.

"Gue pamit ya, bukan apa-apa ni, cuma mamak iblis mau melahirkan, kasihan kalo sendiri. Maap ya semua, kalo ada syukuran gue undang deh. Daaaaaaa lop yu bertubi-tubi."

Tidak ada yang menahan Thomas. Sebagian dari kami memberi selamat.

Hanya Ubin yang mengerutkan dahi.

"LAH?!"

Komentar

Postingan Populer